Kata Jihad sekarang ini telah banyak di salah gunakan, kaum muslimin sendiri banyak yang rancu dengan kata jihad. Bahkan ada di antara mereka menamakan perbuatan yang bukan jihad dengan nama jihad. Dalam artikel ini juga di jelaskan tentang hakikat terorisme, apakah pantas agama islam yang mengajarkan kedamaian ini dikatakan sebagai agama teroris? tentunya tidak. Silakan menyimak.
Dalam Islam, arti kata Jihad adalah berjuang dengan sungguh-sungguh. Jihad dilaksanakan untuk menjalankan misi utama manusia yaitu menegakkan Din Allah atau menjaga Din tetap tegak, dengan cara-cara sesuai dengan garis perjuangan para Rasul dan Al-Quran. Jihad yang dilaksanakan Rasul adalah berdakwah agar manusia meninggalkan kemusyrikan dan kembali kepada aturan Allah, menyucikan qalbu, memberikan pengajaran kepada ummat dan mendidik manusia agar sesuai dengan tujuan penciptaan mereka yaitu menjadi khalifah Allah di bumi.
Terorisme adalah serangan-serangan terkoordinasi yang bertujuan membangkitkan perasaan teror terhadap sekelompok masyarakat. Berbeda dengan perang, aksi terorisme tidak tunduk pada tatacara peperangan seperti waktu pelaksanaan yang selalu tiba-tiba dan target korban jiwa yang acak serta seringkali merupakan warga sipil.
Terorisme tidak bisa dikategorikan sebagai Jihad; Jihad dalam bentuk perang harus jelas pihak-pihak mana saja yang terlibat dalam peperangan, seperti halnya perang yang dilakukan Nabi Muhammad yang mewakili Madinah melawan Makkah dan sekutu-sekutunya. Alasan perang tersebut terutama dipicu oleh kezaliman kaum Quraisy yang melanggar hak hidup kaum Muslimin yang berada di Makkah (termasuk perampasan harta kekayaan kaum Muslimin serta pengusiran).
Mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah baik laki-laki, wanita-wanita maupun anak-anak yang semuanya berdoa : “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekah) yang zalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi Engkau, dan berilah kami penolong dari sisi Engkau !”.(QS 4:75)
Perang yang mengatasnamakan penegakan Islam namun tidak mengikuti Sunnah Rasul tidak bisa disebut Jihad. Sunnah Rasul untuk penegakkan Islam bermula dari dakwah tanpa kekerasan, hijrah ke wilayah yang aman dan menerima dakwah Rasul, kemudian mengaktualisasikan suatu masyarakat Islami (Ummah) yang bertujuan menegakkan Kekuasaan Allah di muka bumi.
Jihad dalam bentuk perang dilaksanakan jika terjadi fitnah yang membahayakan eksistensi ummat (antara lain berupa serangan-serangan dari luar). Jihad tidak bisa dilaksanakan kepada orang-orang yang tunduk kepada aturan Allah atau mengadakan perjanjian damai maupun ketaatan.
Kesimpulannya, Terorisme bukanlah jihad. Terorisme hanyalah kegiatan sekelompok orang yang tidak memiliki tujuan yang jelas. Islam tidak pernah mengajarkan umatnya memusuhi bangsa atau etnis, karena semuanya merupakan fitrah yang diciptakan oleh Allah (Q.s. al-Hujurat [49]: 13). Islam hanya memusuhi pandangan Kufur yang dipaksakan kepada umatnya, dan umat lain, sehingga menolak kebenaran ilahi (Islam). Maka, penolakan umat Islam pada ideologi setan dan nilai- nilai Barat adalah aspirasi intelektual dan politik yang sah dari setiap Muslim, karena bertentangan dengan identitas dan peradaban Islam. Sebagaimana mereka sendiri juga menolak penjajahan, globalisasi dan perang, karena bertentangan dengan nilai kemanusiaan.
Dalam berjihad, diharamkan membunuh anak- anak, wanita, orang tua, merusak bangunan, rumah ibadah, pohon, dll. Bandingkan dengan perbuatan sekelompok orang yang mengakibatkan kerusakan dan kematian akhir-akhir ini, apakah pantas disebut jihad??
Renungkanlah !!!
Sumber : wikipedia
uutz said,
October 30, 2008 at 11:38 am
dapet wangsit dr mana kamu cing bisa nulis kaya gini??? jgn2 kamu puasa 3 hari 3 malem dulu y buat nulis ini…hehehhehe…….secara cacing gitu….hehehe…….
Arie said,
October 31, 2008 at 10:40 pm
Ulasan menarik! Patut untuk kita renungkan…
Jadi kepikiran juga nih… Bagaimana ceritanya, jihad bisa dikait-kaitkan dengan terorisme? Jihad itu seruan Islam, sedangkan terorisme tidak dibenarkan oleh Islam! Jadi jelas beda donk!
Dari mana sih sebenarnya terorisme? Setahuku istilah itu muncul setelah serangan 11 September 2001. Siapakah sebenarnya terorisme tersebut? Yang jelas Islam juga memeranginya!
Untuk para mujahid! Teruskan perjuangan kalian! Tidak usah ragu kalau kalian yakin itu sebuah kebenaran. Karena di dlm keragu-raguan itu terdapat bisikan syetan yg menyesatkan (ini bukan hadist atau yg sebangsanya loh, cuma karanganku aja. He3x…)
Sekian!
Utz said,
November 3, 2008 at 12:37 pm
halah….namany juga terorisme, udah jelas skdr teror..aq yakin bgt ini sbnrnya provokasi doang, provokasi yg mo buat pecah islam.
jelas aja terorisme ga berdasarkan Al-Qur’an, lht aja kegiatanny pun anarki, g peduli hati nurani mo jalan ato g, yg penting mnrt mrka, mrkalah yg benar.sdh jelas bgt, suatu perang yg hanya sesuai dg pemikiran pelaku aja. mrka blh mengatas namakan agama, tapi apakah tindakan mrka sdh sesuai???!!!! GA BGT!!!!
Iya juga tuch…kayany kata “TERORISME” baru muncul thn 2001, pas Gedung WTC ancur. klo teror kata2 si byk kejadian, nah ini teror anarki amat, pake mengatasnamakan agama pula. MasyaALLAH…..
Udah ah….sabar….sabar…..hati2 aja jgn ikutan terprovokasi y….hehehehe….
hai para Mujahid, tetaplah pegang teguh agama tanpa menyingkirkan kemanusiaan dan apapun yg terlarang dalam AlQuran….
rangga kusuma said,
November 5, 2008 at 4:47 am
Betul,saya setuju dengan pendapat mbak uut diatas,sekarang banyak sekali aksi kekerasan yang mengatasnamakan islam dan mereka menyebutnya jihad,padahal islam itu kan agama yang cinta damai. Lha wong kita aja disuruh menyingkirkan duri dijalan supaya orang lain yang lewat disana tidak terluka,kok malah menyengsarakan orang lain. Apa kita hanya menyingkirkan duri untuk sesama muslim? Lantas menaruh durinya kembali ketika semua muslim telah melewatinya? Nggak kan!!
Naudzubillah..
Amit2 jabang bayi..
Alangkah sempitnya pikiran orang yang begitu..
Ingat,islam adalah pemimpin dunia,dan seorang pemimpin wajib memberikan contoh yang baik. Dan saya yakin,pemimpin yang baik akan ditiru oleh pengikutnya.
Kekerasan gak akan pernah menyelesaikan masalah,justru akan menimbulkan masalah baru.
sidiq said,
November 12, 2008 at 2:34 pm
Allohu Akbar..!!
hebat bener temen2ku ini..!!
setuju, terorisme bukanlah jihad..!!
trus mo ngingetin lagi, kita lihat di luar sana, banyak orang yang berjubah putih, memakai gamis, memakai surban dan imamah, dan membawa pedang kemana2, dan membuat kekacauan di masyarakat, mengobrak-abrik cafe, tempat bilyard dsb. Dengan dalih menumpas maksiat dan yang semisalnya..!!
Ini bukanlah jihad..!! ini adalah kekerasan yang mengatasnamakan Islam yang haq..!! dan mereka itulah yang merusak Islam dari dalam..!!
Perlu diketahui bahwa yang mempunyai hak untuk menghancurkan tempat2 maksiat seperti itu adalah pemerintah, bukan ORMAS yang mengaku Islam sepert FPI dan kawan2nya..!!
Jangan sampai kita tertipu kata2 mereka, mereka membawakan dalil yang belum tentu sohih, dan menafsirkannya dengan akal mereka sendiri, tidak mau merujuk kepada pemahaman para Sahabat Ridwanallohu ‘alaihim ajma’in sehingga mereka mempengaruhi umat dengan pemikiran2 yang kacau..!!
Sekarang, apa yang harus kita lakukan adalah belajar. menuntut ilmu agama yang haq. kita datang ke ta’lim yang membahas dalil2 yang sohih. dimana para ustadz berbicara ilmiah, berbicara dengan dalil sesuai dengan pemahaman para salaful ummah (sahabat)..!! sehingga kita akan terhindar dari pemikiran2 yang nyeleneh..!!
So, stop terorism in this world…!!
justrangga said,
November 13, 2008 at 8:46 pm
yup..
seharusnya yang mereka lakukan bukan kekerasan, melainkan contoh yang baik..
islam adalah agama yang baik, agama yang menjadi suri tauladan, agama yang menjadi agama bagi seluruh umat manusia..
ada peribahasa lama yang menyebutkan “guru kencing berdiri, murid kencing berlari”, artinya kalau sang guru atau pemimpin memberikan contoh yang buruk maka tidak menutup kemungkinan sang murid akan melakukan hal yang jauh lebih buruk dari yang dilakukan gurunya, begitu juga sebaliknya..
hmm, seandainya mereka mampu berfikir..
Awam said,
August 29, 2009 at 6:53 pm
Islam adl agama yg damai, tp bukan berarti damai dg sgl bentuk kemaksiatan dan korupsi yg merajalela.. Tp semua itu hrs diperjuangkan melalui jalur hukum bukan main hakim sndr aplg berlagak sok jagoan.
saiful said,
October 7, 2009 at 2:24 pm
Kalau begitu jangan mengatakan Teroris tapi Sebut sajalah Mujahid
Enak kan
Itu berarti kamu terkontaminasi oleh Propaganda Amerika cs